Musdes Rembuk Stunting Desa Punguk Beringin

Read Time:1 Minute, 12 Second

BundaranNews.com_ Pemdes Punguk Beringin Kecamatan Merigi Kelindang Kabupaten Bengkulu Tengah gelar musyawarah desa (Musdes) Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2025. Selasa (22/7/2025).

Dalam Musyawarah yang digelar di kantor desa setempat ini turut dihadiri Ketua BPD dan perangkat desa, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Pendamping desa, para kader posyandu dan possindu serta tokoh masyarakat desa Punguk Beringin.

Pihak Dinas Kesehatan melalui Kepala Puskesmas Merigi Kelindang menyampaikan bahwa berdasarkan survei tahun 2023 lalu hingga 2025 angka stunting diwilayah Bengkulu Tengah telah mengalami penurunan.

Berdasar survei tahun 2023 lalu, 21% di Bengkulu Tengah angka stunting telah menurun. Jumlah anak balita 22/=2025, tersebar di wilayah puskesmas Lubuk Unen, beberapa diantaranya oleh pertumbuhan gigi terlambat tumbuh dan kurangnya mengkonsumsi gizi dan harus menambah minuman tablet tambah darah serta akibat dari kurangnya faktor umur dalam perkawinan. Kami berharap masyarakat desa harus rajin mengikuti posyandu sehingga bayi dan anak usia dini dapat tumbuh sehat“, terang Kapus.

Sementara ini, berdasarkan pelaporan KPM jumlah ibu hamil 1 orang sehat, Balita 44, Gizi kurang 2 orang, Gizi buruk 1 Orang dan Stunting 0. Kepala desa Punguk Beringin Rosmia juga turut menyampaikan harapannya agar kedepannya masyarakat desa Punguk Beringin dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan ini.

Karena persoalan stunting merupakan isu nasional yang harus ditangani secara serius dan bahkan ini merupakan kewajiban dan tugas pokok kita yang mutlak kita tangani bersama, alhamdulillah angka stunting di daerah ini menunjukkkan penurunan yang signifikan. Kami sangat berharap Partisipasi dari masyarakat“, ungkap Kades.(Taufik/Adv)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Komitmen Bersama Percepatan Penurunan Stunting, Pemdes Bajak 2 Gelar Rembuk Stunting Tahun 2025
Next post Musdes Rembuk Stunting di Desa Renah Lebar: Upaya Bersama Tekan Risiko Stunting di Bengkulu Tengah