BundaranNews.com_ Warga Desa Muko‑Muko, Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Muko-muko, menyampaikan keluhan keras terkait kondisi akses jalan yang semakin rusak parah dan berbahaya, terutama saat musim hujan.
Jalan yang menjadi urat nadi ekonomi warga ini penuh lubang dan berlumpur. Kendaraan pengangkut hasil bumi sering terperosok atau terkulang, menghambat pengiriman panen ke pasar serta berisiko menimbulkan kecelakaan.
Padahal ruas tersebut sudah pernah ditinjau oleh pihak DPRD Kabupaten Mukomuko, namun hingga kini belum ada tindakan nyata perbaikan .
Jefri Yadi salah satu tokoh pemuda setempat turut menyuarakan harapan sekaligus peringatan keras. “Kami meminta DPRD Kabupaten Muko-muko segera menindaklanjuti masalah ini sebelum terjadi hal yang lebih fatal, hingga menelan korban jiwa,” ujarnya mewakili masyarakat.
Warga menegaskan jalan tersebut sangat dibutuhkan setiap hari, baik untuk membawa hasil kebun dan sawit, berangkat kerja, maupun akses layanan dasar.
Kerusakan yang makin parah dianggap tidak bisa ditunda lagi, karena dampaknya terasa langsung pada pendapatan petani dan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan wakil rakyat tidak hanya berhenti pada kunjungan, tetapi segera menetapkan prioritas perbaikan agar akses kembali aman dan lancar.(Red)












