banner 728x250

Oknum ASN Bengkulu Utara Bantah Tudingan Selingkuh Dengan Oknum Kades, Meskipun Sudah Pernah Mediasi Adat

banner 120x600

BundaranNews.com_ Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belakangan ini menjadi sorotan publik terkait dugaan hubungan khusus dengan seorang Kepala Desa, akhirnya angkat bicara dan membantah keras tudingan yang beredar luas di masyarakat dan media sosial.

Meskipun sudah pernah di mediasi secara adat dugaan kasus perselingkuhannya dengan oknum kades, menurut pernyataannya, hubungan yang terjalin selama ini hanyalah hubungan profesional dan kenalan biasa, semata-mata karena jabatan yang diemban sang Kepala Desa selaku pemimpin pemerintahan di wilayah tempat tinggal dan lingkungannya tinggal.

banner 325x300

Saya tegas membantah semua isu dan tudingan yang tidak berdasar itu. Saya hanya mengenal beliau sebagai Kepala Desa, pemimpin di desa saya dan tempat saya beraktivitas. Setiap kali bertemu atau berkomunikasi jika ada yang mau di urus sebagai warganya,” Jelasnya

Tidak ada hubungan khusus, tidak ada hubungan di luar batas kewajaran dan aturan, semuanya murni hubungan antar pejabat dan warga,” tegas oknum ASN tersebut saat memberi hak jawabnya melalui sambungan WhatsApp Sabtu 23.05.2026 dengan redaksi media Tintarakyat.id.

Berita sebelumnya :
https://bundarannews.com/2026/05/13/dugaan-skandal-oknum-asn-dan-oknum-kades-di-bengkulu-utara-isu-hubungan-terlarang-jadi-sorotan-tajam/

Ia merasa sangat dirugikan dan nama baiknya tercoreng akibat isu yang berkembang liar tanpa bukti dan kejelasan. Menurutnya, bertemu dan berhubungan dengan kepala Desa, tokoh masyarakat, dan pemimpin wilayah adalah hal yang wajar.

Kalau setiap kali saya bertemu atau berbicara dengan pemimpin desa lalu ditafsirkan salah, itu tidak adil. Kami warga dia,” tambahnya.

Ia juga menyatakan jika nanti dalam kepengurusan surat surat cerai dengan suaminya di pengadilan agama nanti selesai, dia tidak akan menikah dengan oknum kades tersebut

Selesai urusan kepengurusan surat cerai saya di pengadilan agama, saya tidak akan menikah dengnn oknum kades tersebut, biar masyarakat tau saya memang tidak ada hubungan spesial sama dia,” Ucapnya

Saya meminta agar masyarakat tidak mudah percaya pada kabar burung dan fitnah. Biarkan saya bekerja dengan tenang, dan biarkan fakta yang berbicara,” Ucapnya

Lanjutnya, Untuk Pelanggaran adat sudah selesai dulu di musyawarah adat desa setempat dan di depan kepala adat dan di saksikan juga oleh suami saya sendiri, Pungkasnya

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak oknum Kepala Desa yang bersangkutan belum memberikan pernyataan resmi terkait isu yang menyangkut dirinya tersebut.(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *