BundaranNews.com_ Dalam upaya menekan angka stunting di wilayahnya, Posyandu desa Temiang Kecamatan Pagar Jati, Bengkulu Tengah menggelar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Balita, Bumil dan Lansia. Selasa(12/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Desa Temiang, Ketua PKK, Kepala Dusun, Kader Posyandu dan perwakilan dari Puskesmas setempat, kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam penanganan stunting.
Kepala Desa Temiang Ujang Pelita dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pencegahan stunting.
“Stunting adalah masalah serius yang memengaruhi masa depan anak-anak kita. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa, kader Posyandu, Puskesmas, dan masyarakat, kita bisa menekan angka stunting di Desa Temiang ini,” ujar kades.
Pemberian makanan tambahan kepada sejumlah 40 balita, 8 bumil dan 20 lansia ini diserah oleh Posyandu desa Temiang melalui Kades secara langsung.
Kegiatan ini juga tidak hanya memberikan makanan bergizi seperti bubur fortifikasi, telur dan sayuran, tetapi juga dilengkapi dengan penyuluhan tentang pola asuh dan gizi seimbang oleh tim kesehatan Puskesmas serta Ibu-ibu PKK turut serta memantau pelaksanaan dan memastikan makanan tambahan tersalurkan dengan baik.
Sementara itu, salah seorang kader Posyandu menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlanjut secara rutin dengan pemantauan berkala terhadap perkembangan balita yang berisiko stunting.
“Kami berharap dengan intervensi dini, anak-anak di Desa Temiang dapat tumbuh sehat dan optimal,” ucap salah seorang Kader Posyandu.
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat menunjukkan keseriusan Desa Temiang dalam menangani stunting. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan prevalensi stunting di desa ini dapat menurun signifikan dalam waktu dekat.(Red)
