BundaranNews.com_ Langkah strategis peningkatan mutu pendidikan vokasi di Provinsi Bengkulu resmi memasuki babak baru. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Bengkulu bersama dengan 5 SMK lainnya, yakni (SMKN 2 Kota Bengkulu, SMKN 4 Kota Bengkulu, SMKS 10 Telkom dan SMKN 1 Bengkulu Selatan) secara resmi memulai pelaksanaan fisik Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi SMK Tahun 2026.
Program revitalisasi ini ditargetkan rampung dalam waktu 20 minggu ke depan, menyusul suksesnya pelaksanaan penentuan titik nol (0) prasarana pada 16 Mei 2026 yang lalu.
Program ini merupakan bentuk implementasi nyata dan sinergi dari dua kebijakan besar di tingkat pusat dan daerah, yaitu:
- Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2025 (tertanggal 25 Maret 2025) tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Pembangunan dan Pengelolaan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran.
- Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sub Direktorat Fasilitasi Sarana Prasarana dan Tata Kelola, Direktorat SMK, Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Kepala SMK Negeri 6 Kota Bengkulu melalui Surat Perjanjian Nomor: 02754/D2/KU.07.00/2026 tertanggal 24 April 2026.
Transformasi Infrastruktur dan Cakupan Bantuan
Melalui program revitalisasi ini, SMKN 6 Kota Bengkulu mendapatkan alokasi pembangunan fisik yang komprehensif untuk mendukung ekosistem belajar yang modern dan representatif bagi para siswa serta tenaga pendidik.
Cakupan pekerjaan meliputi pembangunan sarana penunjang utama sebagai berikut:
- 1 Blok Massa Ruang Kelas: Dirancang untuk menciptakan ruang belajar teori yang lebih kondusif, interaktif, dan berbasis digital.
- 1 Blok Massa Ruang Administrasi: Untuk meningkatkan efisiensi tata kelola manajemen sekolah dan pelayanan publik internal.
- 1 Blok Massa Ruang Praktik Siswa (RPS): Sentra utama peningkatan hard skills siswa yang disesuaikan dengan standar kebutuhan industri modern (Teaching Factory).
- Fasilitas Umum (Jalan dan Siring/Drainase): Penataan lingkungan sekolah demi menjamin mobilitas yang aman, kenyamanan akses, serta sistem saniter/drainase lingkungan yang sehat.
Komitmen Akuntabilitas : Pengawalan Ketat APH dan Monitoring Real-Time. Mengingat skala dan pentingnya program ini bagi masa depan pendidikan, aspek transparansi, kehati-hatian, dan ketepatan aturan menjadi harga mati dalam pelaksanaan di lapangan.
Berdasarkan pengarahan dari Tim Teknik Direktorat SMK pada saat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan di Hotel Grand Travello Bekasi Jl. Grand Kota Bintang, Jakasampurna, Kota Bekasi Jawa Barat 17145 pada hari Kamis s.d Minggu, 23 s.d 26 April 2026, diinformasikan secara tegas bahwa seluruh kegiatan Revitalisasi SMK Tahun Anggaran 2026 berada dalam pengawalan ketat Aparat Penegak Hukum (APH) lintas sektor, yakni Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Pesan Kunci PPK Revitalisasi SMK: Seluruh tim pelaksana di tingkat satuan pendidikan wajib bergerak dengan penuh kehati-hatian, kecermatan regulasi, dan dilarang keras melakukan deviasi administratif maupun fisik.
Untuk memastikan target 20 minggu keterbangunan tercapai tanpa kendala, sistem pengawasan berbasis digital akan diterapkan secara ketat. Pihak SMKN 6 Kota Bengkulu diwajibkan melakukan koordinasi rutin dengan Konsultan Perencana dan Pengawas serta setiap pekan diharapkan konsultasi kepada Fasilitator Administrasi dan Teknis Direktorat SMK untuk memperbarui capaian progres fisik dan keuangan secara online melalui aplikasi resmi Naravita.
Melalui pengawalan ketat dan transparansi digital ini, revitalisasi SMKN 6 Kota Bengkulu diharapkan tidak hanya melahirkan infrastruktur fisik yang megah, melainkan juga menjadi percontohan (benchmark) tata kelola bantuan pemerintah yang bersih, akuntabel, dan berdampak langsung pada kebekerjaan lulusan vokasi di daerah khususnya di Bengkulu.(Red)












