BundaranNews.com_ Salah satu siswi di SMP Negeri 45 yang berada diwilayah desa Air Teras, Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma diduga mengalami tindakan kekerasan oleh siswi lainnya.
Mencuatnya kasus ini setelah beredar nya video di media sosial pada Jum’at (12/6/2026) pagi, dalam rekaman video tersebut nampak seorang siswi mengalami kekerasan oleh siswi lainnya di sebuah area perkebunan kelapa sawit.
Berdasarkan informasi, diketahui korban merupakan siswi yang mengalami kekerasan ini berinisial R (15) sedangkan terduga pelaku berinisial SI (17) yang keduanya merupakan pelajar di SMPN 45 Seluma.
Sementara ini, keterangan dari pihak orang tua korban bahwa akibat dari aksi bullying yang telah dialami oleh R (15) sebagai korban membuat siswi ini tak mau sekolah dikarenakan takut dan trauma.
“Kami sudah melaporkan kasus ini ke pihak berwenang yakni Polsek Talo setempat dan meminta proses hukum berjalan agar memberi efek jera terhadap pelaku dan pelajaran bagi siswa lainnya” Ucap orang tua korban.
Video yang beredar luas di media sosial itu pun memicu perhatian dan reaksi dari masyarakat. Publik meminta agar kasus tersebut ditangani secara serius untuk mencegah terulangnya perundungan dilingkungan pendidikan.
Orang tua dari korban menyampaikan harapan agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga memberikan rasa keadilan bagi korban.
“Keluarga memilih menempuh jalur hukum karena dampak yang dialami korban tidak hanya secara fisik tapi juga secara psikologis. Kondisi mental anak kami menjadi perhatian serius keluarga dan kami khawatir peristiwa tersebut akan memengaruhi aktivitas belajar dan kehidupan sosial di lingkungan sekolah” Tutup pihak Keluarga.
Pendampingan psikologis terhadap korban tentunya diharapkan oleh pihak keluarga dari Dinas serta instansi terkait lainnya.
Informasi saat ini, menanggapi video yang beredar tersebut pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa yang terekam dalam rekaman video viral tersebut. Saat ini para pelajar yang terlibat telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan lebih lanjut terkait kasus kekerasan terhadap siswi tersebut.(Red/Tf)












