BundaranNews.com_ Memasuki musim kemarau, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bengkulu Tengah melalui UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Pagar Jati mulai mengambil langkah antisipasi menyusul menurunnya debit air sungai yang mengalir ke kolam.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pihak BBI Pagar Jati karena sejumlah kolam mulai mengalami kekurangan air. Jika debit terus menurun, kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu pemeliharaan dan keberlangsungan ikan yang dibudidayakan.
Untuk mengantisipasi hal itu, Kepala UPTD BBI Pagar Jati bersama petugas melakukan pemindahan ikan dari kolam yang mulai mengering ke satu atau dua kolam yang masih memiliki ketersediaan air.
Pemindahan dilakukan agar penggunaan air lebih efisien dan terpusat, sehingga kondisi ikan tetap terjaga meski pasokan air mengalami penurunan selama musim kemarau.
Selain memindahkan ikan, petugas juga terus memantau debit air sungai dan kondisi kolam secara berkala. Langkah cepat ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kematian ikan sekaligus menjaga kegiatan pembenihan tetap berjalan.
UPTD BBI Pagar Jati memastikan kondisi air dan ikan akan terus dipantau selama musim kemarau. Optimalisasi kolam yang masih memiliki air menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan budidaya ikan di tengah keterbatasan pasokan air.(Red)












