Diduga, Pekerjaan Ruang Gedung Perpustakaan dan Perabotannya di SDN 30 Lalai Dalam Penerapan Standar K3

BundaranNews.com_ Pengerjaan rehabilitasi ruang Perpustakaan dengan tingkat kerusakan sedang atau berat beserta perabotnya yang dikerjakan oleh CV. Lumbung Intan Abadi di SD Negeri 30 Bengkulu Tengah tepatnya di dusun Baru II, Kecamatan Karang Tinggi dan bersumber dari Dana Alokasi Umum(DAU) tahun 2025 dengan nilai kontrak Rp. 124.560.452,48, diduga melalaikan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, tampak salah satu pekerja sedang melakukan aktivitas dilapangan yang tidak memakai perlengkapan K3 seperti rompi, helm dan sepatu atau alat pelindung diri (APD).

Pada saat awak media bertanya ke salah satu pekerja yang sedang bekerja dimana kepala tukang, pekerja mengatakan bahwa kepala tukangnya sedang keluar.

Awak media juga mengkonfirmasikan hal tersebut kepada pihak sekolah dalam hal ini Kepala Sekolah, Kepsek SDN 30 menyampaikan bahwa tidak ia tidak tahu karena dipihak ke tigakan dan pihak kontraktor pelaksana hadir pada saat peletakan batu pertama dan seterusnya tidak pernah hadir.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan upaya kita untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan kerja /penyakit akibat kelalaian yang mengakibatkan demotivasi dan dan defisiensi produktivitas kerja.

Selain itu, perusahaan atau pun CV yang melaksanakan pekerjaan tersebut juga semestinya memahami Penerapan K3 yang baik dapat meminimalkan risiko kecelakaan kerja, mengurangi gangguan kesehatan akibat pekerjaan, serta meningkatkan motivasi dan kinerja para pekerja.

Bagi Perusahaan yang melanggar aturan K3 tentunya dapat dikenai sanksi administratif (seperti teguran, penghentian kegiatan, dan pencabutan izin), sanksi pidana (denda dan kurungan penjara), serta sanksi perdata (ganti rugi kepada korban jika terjadi kecelakaan dalam kerja).

Sementara ini, terkait hasil dari pantauan tersebut pihak awak media akan mengkonfirmasi hal ini ke Dinas terkait.(Taufik)

Exit mobile version