BundaranNews.com_ Kegiatan One Day One Juz (ODOJ) antara guru dan siswa adalah program pembiasaan membaca satu juz Al-Qur’an per hari, yang bertujuan meningkatkan kecintaan pada Al-Qur’an, membangun karakter, serta melatih kedisiplinan dan konsistensi, baik dilakukan bersama di sekolah maupun mandiri.
Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan yang diisi umat Muslim dengan berbagai amalan kebaikan. Salah satu kebiasaan yang banyak dilakukan adalah membaca Al-Qur’an secara rutin.
Untuk mendukung kebiasaan ini, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 04 Bengkulu Tengah yang berlokasi kan di wilayah Kecamatan Pagar Jati menggelar program “One Day One Juz” (ODOJ), yaitu kegiatan membaca Al-Qur’an dengan target satu juz per hari serta Kultum singkat (siswa).
SMAN 04 Bengkulu Tengah memanfaatkan 20–30 menit pra-pembelajaran selama Ramadan untuk tadarus Al-Qur’an melalui program one day one juz. Kegiatan ini berlangsung 24 feb – 6 maret 2026 dan diikuti siswa, guru, serta tenaga kependidikan.
Kepala SMAN 04 Bengkulu Tengah Eka Pariyantini, S.Pd.,M.Pd menjelaskan, kegiatan ODOJ ini merupakan upaya menumbuhkan kecintaan kepada Kitab Suci Alquran dan membentuk karakter siswa yang beriman.
“Meski dalam ibadah puasa siswa dan guru masih program tetap berjalan. ODOJ adalah program rutin setiap bulan suci Ramadhan untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca Al-Qur’an, menumbuhkan kecintaan kepada Kitab Suci Alquran dan membentuk karakter siswa yang beriman,” jelasnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat membentuk generasi muda, khususnya siswa-siswi di SMAN 04 Bengkulu Tengah agar lebih dekat dengan Al-Qur’an.
“Ramadan menjadi momentum memperkuat karakter. Selain membiasakan membaca Alquran, kami pihak sekolah mendorong peningkatan kepedulian sosial, keikhlasan bersedekah, serta semangat menjalankan amalan sunah seperti tarawih dan tadarus di masyarakat“, ungkapnya.
SMAN 04 Bengkulu Tengah berkomitmen tidak hanya menjaga ritme akademik, tetapi juga membangun atmosfer religius yang terukur selama satu bulan penuh Ramadan.
Dengan adanya program ini, diharapkan siswa-siswi tersebut semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya di bulan Ramadhan tetapi juga seterusnya.(Taufik)
