BundaranNews.com_ Rupanya selain anggaran perjalanan dinas di Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bengkulu Tengah yang diduga korupsi, ada juga anggaran-anggaran lainnya.
Beberapa anggaran tersebut diantaranya, pada pembayaran seperti Kawa, Faksimili, Internet, TV Berlangganan dengan nilai Rp. 38,400,000 dan tagihan Listrik sebesar Rp62,400,000. Kedua anggaran dari APBDP 2025.
Hal tersebut diungkapkan oleh pihak Ormas BIDIK Provinsi Bengkulu, pihak Ormas BIDIK menduga beberapa anggaran yang digunakan oleh pihak dinas BAPPEDA Bengkulu Tengah tersebut diduga kuat jadi ajang korupsi.
“Tak hanya pada anggaran perjalanan dinas, ada beberapa anggaran lainnya yang diduga menjadi ajang korupsi di dinas BAPPEDA tersebut. Terkait anggaran untuk internet jelas seluruh Dinas pembayarannya lewat anggaran Kominfo Kabupeten Bengkulu Tengah“, ujar Ketua DPD Ormas BIDIK Bengkulu Zamhori Haryanto ke awak media ini.
Kemudian, kembali menyikapi perbuatan yang dilakukan oleh pihak dinas BAPPEDA Benteng beberapa waktu yang lalu, dimana pihak dinas tersebut memberikan sebuah amplop, semakin menguatkan dugaan terjadi korupsi di ruang lingkup dinas tersebut.
“Terkait perihal amplop yang diberikan oleh kepala dinas melalui kepala bidang perencanaan sudah di kembalikan, hal menimbulkan dugaan kemungkinan besar sudah biasa pihak dinas BAPPEDA Kabupaten Bengkulu Tengah melakukan nya. Saya pun telah Mengkonfirmasi kan perihal maksud dan tujuan pemberian amplop tersebut ke Kadis, namun Kadis menjawab lagi ada rapat di Pemda“, ucap Ketua DPD Ormas BIDIK Bengkulu.
Lebih lanjut, pihak Ormas BIDIK Bengkulu menyampaikan bahwa pihaknya hanya ingin jawaban dari surat klarifikasi yang di kirimkan ke Dinas tersebut bukannya amplop.
“Alasan kepala dinas enggan memberi jawaban terkait surat klarifikasi yang diajukan pihak Ormas Bidik apa…?, Hal ini menguatkan dugaan kami akan adanya korupsi pada anggaran yang digunakan dinas tersebut. Apakah penggunaan anggaran dinas ini benar-benar terealisasi sesuai aturan”, tegas ketua Ormas BIDIK Bengkulu.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak dinas BAPPEDA Kabupaten Bengkulu Tengah belum memberikan keterangan terkait hal tersebut.
Sumber : DPD Ormas BIDIK Provinsi Bengkulu
Editor : Redaksi
