BundaranNews.com_ Dengan berpusat di Lapangan Desa Tangsi Duren, masyarakat desa Tangsi Duren, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang kembali menggelar tradisi sedekah bumi. Sabtu malam (4/7/2026).
Kegiatan ini merupakan momentum pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diperoleh selama setahun terakhir.
Acara berlangsung meriah dengan nampaknya ratusan warga memadati lokasi acara sejak sore hingga malam hari untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan adat yang telah menjadi tradisi turun-temurun di desa tersebut.
Awali dengan ritual adat berupa arak-arakan sesajen yang dibawa masyarakat mengelilingi desa, prosesi tradisi sedekah bumi juga menjadi simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki, hasil panen.
Pada malam harinya, kemeriahan berlanjut dengan pagelaran wayang kulit bertajuk “Tumurune Wahyu Ponco Darmo” yang dibawakan oleh dalang Ki Warsono Somokatan. Pertunjukan berlangsung semalam suntuk dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati arena pertunjukan.
Komari Yusup selaku Kades Tangsi Duren menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan dan merupakan agenda budaya dalam rangka memperkuat kebersamaan serta pelestarian tradisi.
“Melalui kegiatan ini kami berharap tradisi budaya tetap terjaga dan menjadi warisan bagi generasi muda, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Desa Tangsi Duren, harapannya agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan dan hasil pertanian yang melimpah pada musim berikutnya“, ujar Kades.
Dengan turut dihadiri dihadiri Wakil Bupati Kepahiang Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si., Camat Kabawetan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, anggota PMD, perangkat desa, tokoh masyarakat dan berbagai unsur masyarakat lainnya.
Suasana kebersamaan tampak mewarnai jalannya prosesi. Masyarakat dari berbagai kalangan ikut berpartisipasi sehingga tradisi yang telah diwariskan para leluhur tetap terjaga dan hidup di tengah perkembangan zaman.
Dengan terselenggaranya tradisi sedekah bumi di desa Tangsi Duren ini yang juga merupakan warisan budaya leluhur dan identitas masyarakat Kabupaten Kepahiang, masyarakat dapat juga memperkenalkan kekayaan tradisi daerah kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga nilai-nilai budaya.(Tf)












